Aku pengen ngerjain ini, tapi…
Pernah merasa banyak sekali kerjaan tapi kok rasanya kita ini tenggelam dalam kabut skala prioritas?
Apa kamu sedang duduk di depan komputer, berharap semuanya akan menjadi efisien, produktif, otomatis, tapi semuanya berakhir ke: surfing nggak jelas, ngecek-ngecek email, surf ke forum, belum lagi chatting yang nggak hanya buang waktu tetapi buang uang juga?
Gak tau kalau kamu ya, tapi yang jelas aku sering banget ngerasain hal ginian. Pemecahannya gimana? Sederhana, tapi terkadang prakteknya sedikit sulit, ini bukan berarti gak bisa dikerjain. Semuanya bisa dikerjain asal kitanya berusaha dan berkeyakinan cukup. Nggak perlu banyak usaha, hanya perlu “cukup”.
Aku nemuin satu site yang hebat banget yang ngegambarin gimana caranya kita mengatur hidup kita, plus, ngajarin kita berapa banyak nilai hidup kita dalam uang. Download aja pdf-nya disini.
Seeing is Believing
Pertanyaannya, apa sih yang kamu liat? Visi? Tujuan? Goal? Apa jenis bisnis kamu, apa visi kamu dan strategi kamu untuk mencapai visi dan tujuan ini? Keliatannya klise memang, tapi visilah yang membuat perusahaan jadi besar, bukan profit, bukan juga koneksi, visilah yang membuat perbedaan.
Kita mestinya melihat visi kita. Mungkin kamu udah hampir teriak: ‘tapi aku nggak punya perusahaan!’. Apa kamu bilang? Lalu hidup kamu itu dianggapnya apa? Emangnya hidup tuh nggak butuh dimanajemeni? Kalau kamu belum punya visi hidup, mulailah berpikir…
Intinya adalah kita mesti tau:
- Values (Nilai), yang akan membantu kamu menjadi ….
- Visi, apa yang kamu liat untuk kamu sendiri atau bisnis kamu, yang sangat tergantung kepada ….
- Mission - dalam hidup, dalam bisnis, kamu pengen jadi siapa, atau bisnis kamu tuh pengen jadi ….
- dan tentu aja, short and long term goals untuk mendukung 3 poin diatas.
Pertanyaan terbesar yang menggerakkan hidup kita tuh “MENGAPA”. Pertanyaan ini akan memberikan kita bahan bakar, mengarahkan, menuntun kita melewati kabut kehidupan, menyingkirkan hal lain yang mengganggu pikiran dan pembuangan waktu sia-sia seperti mencek email setiap 5 menit, bersihin meja kerja, browsing gak jelas, de el el, de el el…
Bisnis tuh harus diperlakukan seperti bisnis (begitu juga hidup), dan kalau kita melakukannya dengan benar, dia akan memberi kita hasil yang kita harapkan, bukan sekedar sukses gemerlap semalam seperti yang kita lihat di acara tv.
Yang sudah aku temuin sih, kita mesti ikutin kata hati kita, intuisi. Karena mereka nggak pernah bohong. Percayalah kepada kata hati dan intuisi kamu, dan mereka akan melayani kita dengan baik pada saat kita menciptakan visi/misi/values/goals.
Kalau udah tau poin diatas, mestinya kita udah tau kemana kita akan pergi (seperti: melakukan penjualan, berproduksi, meningkatkan target, marketing). Setelah itu, semuanya akan mengalir seperti air, yang terpenting adalah tiga hal: tujuan, tujuan dan tujuan. Kalau udah fokus kepada hal ini, yang namanya produk, cara marketing, atau menjalin koneksi semuanya akan terbuka didepan kita. Kita akan takjub melihat begitu luasnya dunia kesempatan terbentang didepan kita tanpa pernah kita sadarin sebelumnya. Tinggalin satu kegiatan iseng aja setiap bulan (nongkrong, chatting, browsing ke situs porno). Just focus.
PERGI!
Kadangkala kalau pengen fokus, kita mesti tinggalin semuanya, termasuk komputer kamu. Cabut tuh steker komputer.
Ambil pena/pensil dan kertas catatan, pergilah ke tempat yang bikin kita tenang (kalau aku ya ke pantai atau gunung) macam taman, trus tulis. Ya, mulailah menulis.
Pikir.
Renungkan.
Ciptakan.
Brainstorm.
Tulis.
Berdoa.
Tulis.
Gambar denah menuju kesana.
Tulis.
Mindmap.
Tulis.
Gambar lingkaran.
Sambungkan lingkarannya.
Tulis lagi….
Percayalah, ada nilai disana, agak sulit diterangkan, tapi itu ada disana. Aku kadangkala menjadi superkreatif pada saat jauh dari komputer. Sedikit tips: selalu bawalah notebook bersama pulpen/pensil agar ide nggak menguap begitu saja. Pada saat nyetir mobil, minggirlah dan tulis, pada saat makan siang, berhentilah mengunyah dan tulis. Tulis, tulis, tulis.
Kalau udah bisa menulis, kita akan mulai menciptakan process map, atau rencana kerja step by step untuk dikerjakan atau didelegasikan.
Bekerja Didalam Kotak
Bukan, ini bukan peribahasa “think outside the box”. Ini bukan tentang itu. Yang pengen aku bilang tuh, belilah organiser atau kalender yang kotaknya kosong supaya kita bisa menulisi kegiatan apa yang harus kita kerjakan pada hari tersebut. Ternyata hidupku jauh lebih produktif setelah semuanya ditulis dalam kalender kotak-kotak tadi. Kalau kotaknya kosong, biasanya aku cuma tidur atau ngerjain kerjaan non produktif.
Sesegar Air Murni
Olahragaku renang. Dulu jaman kuliah aku sering dapat ejekan dari teman kuliah karena nggak bisa renang, tapi sekarang aku sangat mencintai olahraga ini. Aku renang secara rutin minimal seminggu sekali.
Pada saat nyebur, waah.. kepala langsung dingin, seger. Nothing else matters. Everything else fades away.
Kalau pas lagi niat, aku bisa renang bolak balik sebanyak 12 kali panjang kolam renang dengan gaya bebas. Memang capek banget, tapi semuanya menjadi segar. Dan aku tersenyum karena “Aku renang hari ini!”
Aku menjadi sesegar air murni.
Dan keajaiban pun muncul…
…semua hal dalam hidup ini kadang seperti himpitan, tagihan kartu kredit, listrik, telepon, mengelola bisnis. Semuanya terasa segar lagi setelah sehabis renang.
Namanya kesegaran tuh sangat menular. Dia akan nyebar ke area-area dalam hidup kita. Yang aku maksudin tuh “sakau” (dalam arti positif), the “need for speed” - tau kan maksudnya?
Jadi, apa yang membuat kamu akan menjadi “Sesegar air murni”? Jika tau, kerjakan sekarang, hari ini, besok, lusa, yang penting: kerjakanlah supaya aliran darah dan adrenalin kita meningkat.
Naik Gunung.
Jogging.
Tennis.
Jalan pagi.
Tinju (!)
Dance.
Ambil kesegaran dan fokus yang didapat, terapin ke dalam bisnis kita.
Jangan Berjalan Sendiri
Renungkan dan lihatlah semua atlet sukses diseluruh dunia, apapun olahraganya, mereka pasti punya pelatih dan pembimbing.
Kerjakanlah hal yang sama.
Carilah orang yang bisa membimbing kita, kalau dalam hidup kita punya Kyai, Pendeta, Biksu, dalam bisnis juga terdapat orang-orang seperti itu. Temukanlah.
Kamu Gila Kalau..
Kamu mengerjakan hal yang sama seperti kemarin tapi mengharapkan hasil yang berbeda. Itu namanya absurd.
Don’t be Crazy - but Get Crazy!
Penutup
Well, mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi makanan buat pikiran kita, dan sedikit “sesuatu” untuk membuat kita menjadi lebih maju menuju visi dalam hidup dan bisnis.
Successful Day! ![]()



suka banget ama postingan yang ini, jadi ngebayangin sendiri, setelah mbaca postingan bahayanya kerja dirumah(kebetulan saya hanya dirumah spt mas). smaga ini bisa bermanfaat juga buat saya.makasih ya mas aziz.
http://syaifudinzuhri.wordpress.com