Things to do when you’re offline

homer simpsonGara-gara ISP tempat saya online ngadat semalaman, dan kebetulan bandwith yang ngepressss (maklum akhir bulan), akhirnya saya ngetik buat blog aja. Daripada ngelamun yang enggak-enggak :mrgreen:

Kebiasaan kalau sudah online, bawaannya jadi suka ngerjain hal-hal yang berbau wangi online. Contohnya: research keyword, mantau iklan di adwords vs penghasilannya, main ke forum, dan tentu saja browsing nggak jelas macam blogwalking, main ke YouTube, dll. Jangan lupa chatting mania.. he he he..

Begitu giliran offline, jadi kelimpungan sendiri. Kayak yang nggak ada bisa dikerjain. Padahal pekerjaan offline banyak banget lo.. Numpuk. Berikut ini beberapa daftar pekerjaan offline yang biasa kita saya abaikan:

  1. Organisasi file, pekerjaan sepele tapi sebenarnya penting. Saking seringnya unduh file disana-sini dan “pekerjaan online” menuntut semuanya serba cepat, akibat terburuk adalah file kita jadi bertebaran dimana-mana. Ada di desktop, ada di C:\, ada di D:\, ada di My Documents, ada di folder downloads, dan lain-lain. Mengorganisasi semuanya ternyata butuh waktu juga. Continue…

Hello World! Kami datang!

Beberapa hari terakhir ini Alhamdulillah keluargaku kedatangan 2 anggota baru. Yup, mereka adalah bayi kembar. Bayi pertama (dan kedua) kami. Lahir pada tanggal 21 Maret 2008 setelah 8 bulan hamil (ya, mereka termasuk lahir premature) dengan berat 2.0 Kg dan 1.4 Kg. Kecil memang, tapi Alhamdulillah berat badannya sekarang udah naik berkat kegigihan orang tuanya nyekokin nyusuin bayinya.

Istri sempat kejang-kejang pas nglairin, weew… aku bengong plus khawatir pas ngeliat itu terjadi. Untung sekarang sudah sehat semua. Nah, pas udah sehat, dokternya baru bilang kalau kejadian yang dialamin istriku itu namanya eklamsi (atau boso londone eclampsia). Ternyata pas aku tanya, hal ini parah juga. Nggak ada yang lebih berat dari ini, kata dokternya. Alhamdulillah semuanya ok sekarang. Semuanya sehat, bayi dan ibunya. Tensinya udah normal.

Udah langsung aja, ini nih foto-fotonya:

lagi senyum

Ini nih mereka, masih baru, bentar lagi bakalan dapat backlinks, kalau internal linking sih udah ada 😀
Kerjaan mereka memang cukup simple: minum, tidur, nangis, dan pipis (plus beol) :mrgreen:

tidur di sleeping bag

Sleeping bagnya beda, hi hi hi.. karena itu gratisan alias kado dari yang jenguk. Gw mana kepikiran buat beli barang ginian, he he he.. Yang kepikir dikepala cuman popok, baju, bantal dan kebutuhan dasar seperti itu.

Plasenta si kembar

Kebiasaan adat di tempat kita emang ngubur ari-ari (plasenta) si bayi dan diberi penerangan dimalam hari. Juga dikurung. Kurungan dan lampu gunanya jadi semacam firewall dan untuk menghindari badware semacam virus, trojan horse, spyware, dan keylogger, dan malware. Hi hi hi…

dede tiap pagi

Ini lagi nyerap vitamin D gratisan 🙂 Sengaja fotonya dari angle ini biar nggak kena UU-ITE :-D.

popok dan gurita

Buat yang belum tau, itu gambar perlak, popok dan gurita (bukan hewan). Setiap hari kami harus nyediain formasi seperti ini puluhan kali, mungkin sekitar 40-60an kali. Tau kan gunanya buat apa…

Schedule mimik susu

Ini rekord yang dibuat berdasarkan pengalaman saudara dan teman yang punya bayi kembar juga. Jadi mereka suka bingung, “bayi yang mana ya, yang udah minum?”. Kadang sampai kejadian 1 bayi di beri ASI/susu terus sementara yang lainnya belum dikasih minum. Akhirnya kami buat “catatan waktu minum” seperti ini. Biar terkontrol dan nggak lupa. Ada ide tambahan?
Oh ya, hampir lupa, nama bayi kami itu tuh digambar 😀

udahan yaa.. daaahhh…

Waspadalah! Bahayanya Kerja Dirumah

Bang NapiBanyak orang berpikir kalau kerja dirumah seperti saya ini enak. Kalau mau kerja nggak perlu mandi dulu, pakai sarung. Kerjanya kapan aja, dimana aja. Mau tidur sampai siangan juga nggak papa. Nggak kena macet. Nggak terburu-buru berangkat ke kantor. Nggak ada bos yang siap memarahi karena ada target dan deadline. Enak bener ya.. 🙂

Kenyataannya nggak selalu begitu. Memang sih… faktanya hidup saya lebih tenang dibandingkan ketika masih kerja kantoran dulu. Saya lebih bisa menikmati hidup ini. Eits.. ada tapinya loh. Ada “sisi gelap” dari kerja dirumah didepan komputer seperti saya ini. Berikut ini beberapa diantaranya:
Continue…

Singkatan Nggak Masuk Akal

Singkatan

Semakin saya mengenal dunia komputer, rasa-rasanya saya kok malah semakin bingung saja dengan segala macam istilah-istilah yang ada. Istilah-istilah di dunia komputer datang tak diundang dan pergi tak diantar 🙂

Pantesan aja sampai ada istilah Gaptek. Lihat deh contoh singkatan-singkatan dibawah ini:

Continue…

Tips: Bagaimana Menghack Lift

Tombol LiftDunia hack-menghack ternyata nggak ada di komputer doang. Di-kehidupan sehari-hari juga ada lo..

Kalau belum tau, kita juga bisa meng-hacking sebuah lift agar lift itu hanya menservis kita sendiri. Artinya, lift tidak akan berhenti di lantai manapun juga kecuali lantai yang kita tuju. Fitur ini sebenarnya dibuat agar orang yang buru-buru bisa cepat sampai, seperti misalnya buru-buru pengen checkout dari hotel karena udah ketinggalan pesawat. Atau juga fitur ini berguna untuk yang betulin lift, biar nggak keganggu.

Cara menggunakannya sebenarnya mudah aja. Kita tinggal mencet tombol “Close Door” berbarengan dengan tombol angka lantai yang akan dituju.

Meskipun begitu, ada juga beberapa pengelola gedung yang mematikan fitur ini di lift gedungnya. Tapi, patut dicoba kan? 🙂

Oh ya, coba lihat gambar diatas, ada yang aneh dari gambar itu nggak??
Hint jawaban: Kepercayaan/Superstitious

Akhirnya, 3G!

Setelah mengunggu bertahun-tahun, akhirnya Indonesia benar-benar ada teknologi 3G. Jepang memulai 3G-nya tahun 2001. Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapore sudah dari 2005/2004 kemarin.

Era 3G di Indonesia ini dimulai sama Telkomsel, yang sejak tanggal 14 September 2006 kemarin resmi meluncurkan layanan 3G. Bisa apa aja sih dengan teknologi ini? Kita bisa melakukan video call, lihat tv, dan banyak aplikasi lainnya. Bisa juga donlod dengan kecepatan sampai dengan 2 MBps. Pokoke canggih lah…

Ini dari www.telkomsel.com:

Dengan diluncurkannya layanan Dunia 3G Telkomsel, sekitar 60.000 pelanggan yang telah terdaftar dalam program praregistrasi mulai 15 Agustus s/d 13 September 2006, kini dapat menikmati pengalaman baru "dream come true" di mana dulu bila menelpon hanya mendengar suara saja, kini mereka bisa saling melihat wajah masing-masing layaknya bertatap muka langsung melalui ponsel dengan salah satu layanan 3G yakni video call. Di samping itu, pelanggan juga dapat menikmati layanan Mobile TV, Mobile Video streaming, high speed internet browsing dan data download.

Sayangnya, saat ini baru bisa di Jakarta aja, so, aku yang di Jogja belum kebagian 🙁 Tapi gak papalah, palingan bentaran lagi juga ada di sini..

Juga, temanku yang pake hape 3G cuma satu orang. Kurang teman atau kurang teman yang kaya yah… (padahal aku nggak kaya-kaya amat :-D) Atau, Indonesia emang kurang kaya? Yang ini sih jelas…

Yang jelas aku senang, bentar lagi aku bisa telpon-telponan lihat muka! 😉