Waspadalah! Bahayanya Kerja Dirumah
Banyak orang berpikir kalau kerja dirumah seperti saya ini enak. Kalau mau kerja nggak perlu mandi dulu, pakai sarung. Kerjanya kapan aja, dimana aja. Mau tidur sampai siangan juga nggak papa. Nggak kena macet. Nggak terburu-buru berangkat ke kantor. Nggak ada bos yang siap memarahi karena ada target dan deadline. Enak bener ya.. ![]()
Kenyataannya nggak selalu begitu. Memang sih… faktanya hidup saya lebih tenang dibandingkan ketika masih kerja kantoran dulu. Saya lebih bisa menikmati hidup ini. Eits.. ada tapinya loh. Ada “sisi gelap” dari kerja dirumah didepan komputer seperti saya ini. Berikut ini beberapa diantaranya:
1. Lebih jarang ketemu sama orang lain.
Manusia itu makhluk sosial. Dan kita diciptakan oleh Allah SWT mempunyai keinginan untuk berinteraksi sama orang lainnya. Terus terang, bekerja dirumah kudu pinter menahan kesendirian. Rasa-rasanya hidup ini seperti film Castaway kalau udah beberapa hari nggak keluar rumah. Kepala seperti mau pecah, pandangan berkunang-kunang. Kalau udah begini, biasanya pelariannya main ke tempat teman hanya sekedar pengen ngobrol aja, ke mall, bahkan pindah kerja ke warnet hanya sekedar supaya suasananya baru (selain karena quota speedy udah habis juga sih.., akhir bulan geto loh).
2. Kesehatan memburuk.
Lho kok bisa ya? Padahal mestinya seorang pekerja internet lebih banyak waktu luang untuk olahraga. Kenyataannya memang pekerja internet lebih banyak waktu luang dibandingin kerja kantoran (minimal ada 2 jam tambahan yang biasanya dipakai untuk berangkat dan pulang kerja). Tapi kenyataannya kok perut saya makin membuncit? Saya jadi sering flu? Saya pikir saya ini sendirian mengalami hal ini, ternyata ada temannya! Raj Dash menulis hal yang sama tentang kesehatan bagi orang-orang seperti saya ini.
Dia mencatat paling tidak ada 8 penyakit (wow!) yang bisa hinggap, seperti:
- Flu (ini saya alami)
- Obesitas (lingkar perut saya jelas bertambah, kudu mulai aktif fitness lagi kayaknya)
- Diabetes, karena obesitas.
- DVT alias Deep Vein Thrombosis, akibat duduk terus-menerus
- Stroke atau serangan jantung
- Sakit kepala akibat udara kurang segar
- Suara parau karena jarang ngomong
3. Jadi lebih pendiam.
Ini terutama karena jarang ketemu sama orang lain, jadinya kita lebih suka diam daripada ngobrol kalau pas ada kesempatan ngobrol. Kita jadi berbicara hanya kalau seperlunya saja. Kiddin ![]()
4. Manajemen Waktu, Jam Biologis Tubuh yang nggak wajar.
Kalau pas karyawan dulu, yang namanya kerja ya setelah sampai di kantor, 9.30-6.00 WIB (itu jam kantor saya dulu). Setelah sampai rumah, tinggal istirahat aja. Sekarang, asal mood udah datang, bekerja jadi bisa sampai larut malam, habis subuh. Tidur bisa cuma 3 jam sehari. Walaupun terkadang kalau pas lagi males tidur bisa 10 jam sehari. He he he.. ![]()
5. Pandangan orang lain yang nggak ngerti.
Yang terakhir ini sebenarnya nggak terlalu berpengaruh buat saya, karena toh yang penting adalah gimana kita menyikapinya. Kenyataannya, banyak sekali orang-orang disekeliling saya yang bertanya tentang apa pekerjaan saya ini. Masih mending kalau mereka antusias nanya ke gimana kita bisa ajarin mereka bagaimana caranya cari nafkah di internet. Biar ajalah… yang penting mah tetep bisa hidup dari usaha ini. Rezeki udah ada yang ngatur. Kehidupan ini hanyalah singgahan sebentar aja, hidup ini terlalu cepat untuk ngurusin komentar negatif orang lain ![]()
Epilog
Intinya sih, apapun profesi kita, selalu ada tantangannya. Kalau kerja kantoran tantangannya ada, kerja dirumah tantangannya juga ada. Saya yang sudah mengalami dua jenis pekerjaan ini, dan kalau ditanya, “Lebih memilih yang mana? Karyawan apa Netpreneur?” Jawabannya adalah yang terakhir. Bagaimana dengan Anda?



Mas Azis, ada satu lagi lho tambahan untuk poin 2:
- jari telunjuk kanan (atau kiri kalau Anda kidal) bisa lecet, melepuh, bengkak dan pegal karena keseringan geser-geser dan klik klak mouse
Salam sukses ya Mas Azis.